KEBUMEN - Progres pembangunan Jembatan Merah Putih di Desa Blengor Kulon, Kecamatan Ambal, Kabupaten Kebumen, kini memasuki fase krusial. Tahap pemotongan besi H-Beam, elemen vital pembentuk rangka utama jembatan, dilakukan dengan presisi tinggi pada Jumat (10/4/2026), menandai akselerasi signifikan dalam proyek strategis ini.
Presisi dalam pemotongan H-Beam bukan sekadar soal teknis, melainkan penentu utama kekuatan dan daya tahan jembatan untuk jangka panjang. Setiap potongan yang akurat memastikan integritas struktural, menanamkan rasa aman bagi setiap pengguna kelak.
Di lokasi proyek, semangat gotong royong antara personel Kodim 0709/Kebumen dan warga Desa Blengor Kulon terpancar kuat. Kolaborasi erat ini menjadi motor penggerak yang membuat setiap tahapan pekerjaan terselesaikan secara efektif dan efisien.

“Partisipasi aktif warga menjadi energi utama dalam percepatan pembangunan ini. Sinergi antara TNI dan masyarakat adalah kunci untuk menghasilkan infrastruktur yang berkualitas dan bermanfaat luas, ” ujar Komandan Kodim 0709/Kebumen, Letkol Inf Eko Majlistyawan, S.H., M.I.P.
Beliau menambahkan, pembangunan jembatan ini lebih dari sekadar pencapaian fisik; ini adalah simbol penguatan kebersamaan dan semangat gotong royong yang mengakar di tengah masyarakat.
Dengan tren positif yang terus terjaga, Jembatan Merah Putih ditargetkan segera rampung. Keberadaannya kelak akan menjadi arteri vital yang memperlancar mobilitas warga, sekaligus menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi di Blengor Kulon dan wilayah sekitarnya. Kolaborasi solid antara TNI dan masyarakat ini adalah bukti nyata bagaimana sinergi dapat mempercepat realisasi proyek strategis, sembari merajut erat tali persaudaraan dalam pembangunan daerah. (PERS)
