KEBUMEN - Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih di Desa Kalipoh, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen terus menunjukkan progres signifikan. Memasuki tahap krusial, proses pemasangan plat besi H-Beam kini tengah dilakukan sebagai struktur utama penopang jembatan, Jumat (17/4/2026).
Pengerjaan proyek ini melibatkan kolaborasi erat antara warga setempat dan personel Kodim Kebumen. Semangat gotong royong yang terbangun di lapangan menjadi faktor penting dalam mempercepat pembangunan infrastruktur vital tersebut.
Babinsa Desa Kalipoh, Sertu Bambang, yang aktif turun langsung ke lokasi setiap hari, menyebut pemasangan H-Beam merupakan fase penentu kekuatan konstruksi jembatan.

“Pemasangan H-Beam ini adalah tahap paling penting karena menjadi tulang punggung jembatan. Kami bersama warga bekerja maksimal agar hasilnya kuat, aman, dan bisa segera dimanfaatkan masyarakat, ” ujar Sertu Bambang.
Ia juga menekankan bahwa keterlibatan masyarakat secara langsung tidak hanya mempercepat proses pembangunan, tetapi juga memperkuat rasa memiliki terhadap infrastruktur yang dibangun bersama.
Partisipasi warga terlihat dari keterlibatan mereka dalam berbagai tahapan pekerjaan, mulai dari pengangkutan material hingga membantu proses pemasangan struktur baja. Sinergi ini membuat progres pembangunan berjalan stabil dan sesuai target.
Salah satu warga Kalipoh, Sutrisno (52), mengungkapkan harapan besar atas kehadiran jembatan tersebut.
“Jembatan ini sangat kami nantikan karena akan mempermudah akses antarwilayah. Kami juga merasa bangga bisa ikut gotong royong dalam pembangunannya, ” katanya.
Dengan ritme kerja yang konsisten dan dukungan penuh dari masyarakat, pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih ditargetkan segera rampung. Keberadaan jembatan ini diharapkan mampu meningkatkan konektivitas, memperlancar aktivitas ekonomi, serta memberikan akses yang lebih aman bagi warga.
Lebih dari sekadar proyek fisik, Jembatan Garuda Merah Putih menjadi simbol nyata kebersamaan, kepedulian, dan harapan baru bagi masyarakat Desa Kalipoh dan sekitarnya. (*)
